Bunga chamomile kering adalah obat tradisional yang dikenal sejak zaman Mesir, Yunani dan Romawi kuno (biasanya dikonsumsi sebagai teh).
Popularitas chamomile berkembang di sepanjang Abad Pertengahan, ketika digunakan sebagai obat untuk berbagai masalah medis seperti asma, kolik, demam, radang, mual, keluhan saraf, penyakit kulit dan kanker. Chamomile mungkin adalah obat terpopuler saat itu. Penelitian terbaru telah mengidentifikasi sifat chamomile sebagai anti-inflamasi, anti-bakteri, anti-alergi dan obat penenang, yang menguatkan reputasi lamanya tersebut.
Ada dua jenis chamomile: chamomile Romawi (Chamaemelum nobile) dan chamomile Jerman/ chamomile biru (Matricaria recutica). Minyak esensial yang diekstrak dari kedua varietas tersebut memiliki perbedaan dalam komposisi dan sifat. Minyak Chamomile Romawi lebih bersifat menenangkan, sehingga banyak dipakai untuk aromaterapo. Chamomile Jerman adalah anti inflamasi yang sangat kuat karena adanya senyawa yang disebut azulene (senyawa nitrogen yang memberikan warna biru khas).
Azulene membantu untuk mengurangi pembengkakan dan membersihkan pori-pori dari kotoran. Selain itu, minyak Chamomile Jerman juga mengandung alpha-bisabolol yang mempromosikan granulasi dan regenerasi jaringan sehingga secara luas digunakan untuk masalah kulit seperti ruam, jerawat, eksim, psoriasis, kulit sensitif dan kondisi alergi.
Sumber : majalahkesehatan.com
------
MEDIGEL juga mengandung chamomile untuk memperkuat khasiatnya. Semua masalah kulit dapat sembuh hanya dengan satu gel saja : MEDIGEL
Instagram http://instagram.com/tokonyabubu
WA : 085888646460
Line : bubuzikra

No comments:
Post a Comment